Apa sih Perbedaan Sablon Kaos Manual Dengan Sablon Digital Pada Konveksi

Sablon Manual Dengan Sablon Digital – Apa bedanya? Dalam artikel kali ini, redaksi akan menjelaskan apa perbedaan antara sablon manual dan digital. Dimulai dengan definisi kelebihan dan kekurangan masing-masing teknik sablon. Penting dibaca bagi pemula yang berniat buka usaha sablon atau pengusaha sablon manual yang berniat mengembangkan usaha sablon digital dan berinvestasi dengan pembelian mesin sablon digital.

Sablon Kaos Manual Dan Digital

Jasa Sablon Kaos Jogja - Polo - Kemeja

Penggunaan teknik sablon kaos yang tepat tentu sangat diharapkan. Terutama bagi kalian yang terlibat dalam industri style pada umumnya, atau yang menyediakan kebutuhan baju sablon.

Dalam bisnis kaos, rata-rata yang paling dicari adalah kaos yang sudah memiliki desain yang sudah disablon. Dibandingkan dengan kaos polos, meskipun tidak banyak permintaan juga.

Desain sablon kaos dapat menunjukkan karakter pengguna dan membuat seseorang terlihat lebih unik dan kreatif. Dan tentu saja, akan terlihat menarik.

Ketika berbicara tentang teknik sablon, ada 2 jenis teknik utama yang bisa kita jadikan pembeda mendasar dalam industri pembuatan sablon kaos dan pakaian. Yaitu teknik sablon manual dengan sablon digital.

Ada beberapa perbedaan mendasar antara kedua teknik ini, yang tidak hanya terbatas pada proses pembuatannya saja. Tetapi juga terlihat dalam hal fleksibilitas, daya tahan, biaya produksi, pilihan bahan, dll.

Sebelum redaksi menjelaskan lebih lanjut tentang perbedaan sablon manual vs sablon digital, ada baiknya redaksi memberikan penjelasan singkat tentang kedua teknik tersebut. Sehingga kalian dapat memahaminya dengan lebih baik.

Pengertian Sablon Manual

Sablon manual adalah teknik sablon yang menggunakan alat yang disebut layar ( screen), yang tersedia dalam berbagai bentuk, ketebalan, ukuran dan juga jaring tipis dan tebal dari alat yang sesuai dengan kebutuhan kalian. Kebutuhan yang dimaksud di sini adalah perbedaan bahan sehubungan dengan bidang yang akan diproyeksikan.

Proses Pengerjaan Sablon Manual

Proses sablon manual ini, sesuai namanya, dilakukan secara manual. Mulai dari membuat campuran warna, membuat location yang ingin di desain pada baju atau kaos. Yang fungsinya menutupi bahan dengan warna baju menggunakan layar yang telah dijelaskan di atas. 

Pengertian Sablon Digital 

Digital sablon adalah proses sablon yang terutama dilakukan oleh komputer dan printer, di mana fungsinya kurang lebih hanya driver dari dua perangkat dan beberapa fungsi lainnya.

Ada dua jenis sablon digital pada umumnya yang di gunakan pada konveksi, yaitu bahwa proses memperbaiki sablon masih harus dilakukan secara manual dengan panas tekan dan mesin kertas move, serta proses sablon dilakukan langsung pada baju dengan Printer DTG (Direct to Garment).

Proses Pengerjaan Sablon Digital

Pada tipe pertama, desain sablon akan dicetak melalui komputer dan menggunakan mesin cetak yang telah diisi dengan tinta khusus pada selembar kertas dalam bentuk terbalik (terpantul), yang kemudian akan dicetak pada baju. yang telah dilapisi dengan kertas move, maka akan ditekan dengan mesin pemanas (heat push) hingga desain bergerak dalam bentuk normal dari bahan baju.

Sedangkan untuk jenis kedua sablon digital, proses pencetakan akan menggunakan komputer dan printer DTG, di mana kemeja yang dicetak akan ditempatkan di printer, dan akan segera dicetak tanpa melalui perantara, maka kemeja akan ditekan dengan mesin pemanas Sablon benar-benar menempel.