Pertanyaan Bank Saat Wawancara KPR

Pertanyaan-pertanyaan yang akan ditanyakan pihak bank saat wawancara KPR tentunya terkait dengan kredit yang Anda bawa dalam jangka waktu tertentu.

Oleh karena itu, sebelum menandatangani perjanjian pinjaman, bank harus memverifikasi bahwa Anda yakin bahwa Anda adalah calon nasabah agar dapat memperoleh pinjaman melalui berbagai macam dana.

Wawancara juga merupakan penentu penting apakah Anda cukup bertanggung jawab untuk kewajiban kredit di masa depan.

Sebelum wawancara, pastikan Anda membawa semua dokumen dan dokumen yang diperlukan, karena wawancara juga mencakup pemeriksaan silang data Anda.

Agar tidak ketinggalan, persiapkan terlebih dahulu dan coba satu per satu. Setelah memastikan bahwa Anda telah menyiapkan semua surat dan dokumen yang diperlukan, Anda dapat menjawab pertanyaan yang diajukan bank saat mewawancarai pemohon pinjaman berikut ini:

Mata pencaharian

Apa yang Anda lakukan dan dari mana Anda mendapatkan uang Anda tentu saja menjadi pertimbangan bank saat meminjamkan. Bank akan menegaskan kembali mata pencaharian Anda meskipun Anda mengenalnya dari dokumen yang diberikan.

Mereka akan menanyakan pertanyaan rinci tentang pekerjaan Anda, jenis pekerjaan dan perusahaan apa, apakah Anda tetap dan paruh waktu, berapa lama Anda bekerja, ingin berhenti dan sebagainya.

Penghasilan

Ketika ditanya tentang mata pencaharian Anda, mereka akan bertanya berapa penghasilan bulanan Anda. Ini penting karena bank akan meninjau slip gaji yang Anda berikan dan kemudian menilai apakah layak membayar pendapatan Anda untuk cicilan tersebut.

Idealnya, bank akan memberikan cicilan sebesar 30 persen dari penghasilan Anda. Selain penghasilan bulanan pribadi Anda, bank juga dapat menanyakan kepada Anda yang sudah menikah apakah istri Anda juga bekerja atau apakah Anda mempunyai penghasilan tambahan lain, apakah ada harapan jika penghasilan bulanan Anda tiba-tiba berhenti, dan pertanyaan tentang harta benda.

Pengeluaran

Anda perlu menyatakan pengeluaran bulanan Anda dengan jelas ke bank. Memberikan informasi tentang biaya hidup, sewa atau sewa, listrik, dan lain-lain.

Ada baiknya jika pengeluaran Anda hanya sepertiga dari pendapatan bulanan Anda sehingga dua pertiganya bisa digunakan untuk membayar cicilan. Padahal, memiliki jawaban yang jujur ​​akan menghindarkan Anda dari kredit macet yang bisa menjadi beban di kemudian hari.

Hutang Piutang

Jangan mencoba mengakali bank karena mereka akan mengecek ke Bank Indonesia jika Anda mengalami masalah keuangan. Pertanyaan untuk ditanyakan termasuk apakah Anda memiliki kewajiban lain, seperti: B. Pembayaran angsuran untuk sepeda motor, mobil atau pinjaman bank, dll.

Setelah itu, jumlah hutang, kepemilikan kartu kredit dan cara pembayaran bulanan juga menjadi penilaian penting apakah pengajuan pinjaman Anda dapat diterima.

Setelah mengetahui pertanyaan-pertanyaan seputar wawancara KPR, persiapkan sebaik mungkin. Pernyataan yang lengkap dan meyakinkan penting untuk menghindari hasil wawancara yang buruk.

Buat pernyataan yang jujur ​​dan lugas. Anda tidak ingin terlihat begitu yakin bahwa Anda curiga. Tanggapan percaya diri Anda pasti akan meningkatkan kepercayaan bank terhadap persetujuan hipotek Anda.

Apakah Anda butuh jasa desain rumah jakarta? Jika iya, bisa kunjungi tautan tersebut, hasilnya sangat profesional & puas dengan layanannya.