5 Cara Mengurangi Carbon Footprint yang Bisa Anda Lakukan

Apa Anda kerap dengar arti carbon footprint atau tapak jejak karbon saat berlangsung pembahasan perubahan iklim? Carbon footprint sendiri adalah keseluruhan emisi gas rumah kaca yang disebabkan karena rutinitas organisasi atau pribadi, satu kejadian sampai produk yang menghasilkan karbondioksida. Semua ini dihitung dengan metode yang bernama life cycle assessment carbon footprint.

Gas rumah kaca adalah karbondioksida dan metana yang dibuat dari pembukaan tempat, mengonsumsi makanan, bahan bakar, kayu, jalan, bangunan, barang barang manufacturing, transportasi dan rutinitas yang lain
Di saat waktu manusia mengemudikan mobil, karena itu bahan bakar mobil itu hasilkan gas emisi yang mengakibatkan gas rumah kaca.

Gas emisi dapat dibuat otomatis, misalkan saat Anda beli produk secara online, karena itu proses distribusi logistik barang itu akan hasilkan gas rumah kaca. Disamping itu pemakaian listrik dapat mengakibatkan carbon footprint makin bertambah, sebab produksi listrik memakai bahan bakar yang hasilkan gas rumah kaca.

life cycle assessment carbon footprint
carbon footprint

Langkah Kurangi Carbon Footprint
Carbon footprint atau tapak jejak karbon beresiko untuk lingkungan, tetapi Anda dapat kuranginya dengan mengganti pola pikir dan rutinitas yang bisa menambahkan carbon footprint. Adapun di bawah ini adalah 5 langkah kurangi carbon footprint yang dapat Anda kerjakan, salah satunya yakni:
1. Mengirit Bahan Bakar
Ada cara-cara yang dapat Anda kerjakan untuk mengirit bahan bakar, misalkan dengan bersepeda dan berjalan kaki untuk melancong dalam jarak yang dekat atau Anda bisa juga memakai pilihan kendaraan umum.
Tetapi, bila Anda pengin memakai kendaraan individu, sebaiknya Anda pilih kendaraan yang irit bahan bakar dan pilih bahan bakar minyak dengan oktan yang sama mesin kendaraan. Hingga emisi karbonnya bisa teratasi dengan baik.
2. Go Local
Langkah kurangi tapak jejak karbon seterusnya yakni dengan konsumsi bahan makanan lokal dan pilih untuk berbelanja di warung atau pasar tradisionil. Kecuali lebih ramah untuk lingkungan, hal itu bisa juga menolong kesejahteraan pedagang kecil. Tetapi, seharusnya Anda bawa tas berbelanja sendiri untuk kurangi sampah plastik.
3. Turunkan Konsumsi Daging dan Menanam Pohon
Kenapa Anda harus kurangi konsumsi daging? Sebab daging adalah produk dengan tapak jejak karbon makanan. Sebaiknya bila Anda berpindah ke sayur-sayuran atau buah-buahan. Anda bisa juga menanam sayur atau buah sendiri di dalam rumah untuk mengatur pemakaian pestisida dan pupuk.
4. Mengefisiensi Pemakaian Barang
Untuk mengirit energi dan kurangi tapak jejak karbon, karena itu Anda dapat mengefisiensikan pemakaian barang, terutamanya perlengkapan elektronik. Unplug elektronik yang tidak dipakai, pakai shower waktu mandi dan matikan keran waktu menyikat gigi. Anda bisa juga memakai perlengkapan elektronik yang irit energi dan kurangi screen time dengan main di luar, bercakap dengan rekan dan nikmati hidup di alam.
5. Pengendalian yang Baik
Langkah kurangi emisi karbon yakni dengan lakukan pengendalian yang bagus, misalkan dalam mengurus sampah di rumah. Anda bisa pisahkan sampah organik dan sampah anorganik dan pisah sampah yang dapat didaur ulangi dan tidak dapat didaur ulang. Turunkan pemakaian plastik dan berilah produk sesuai apa yang Anda butuhkan.
Itu 5 langkah kurangi carbon footprint dengan gampang yang dapat Anda kerjakan dalam rutinitas setiap hari. Mulai waktunya Anda dan kita lebih perduli pada lingkungan dan mulai mengganti rutinitas yang bisa menghancurkan lingkungan. Hingga lingkungan bisa terbangun dengan baik.

Sumber : Small Cycle