Faktor Penyebab Presbikusis atau Pendengaran Berkurang Pada Lansia

Kehilangan pendengaran adalah suatu kondisi yang mengurangi kemampuan mendengar. Ini dapat terjadi jika bagian dari sistem pendengaran rusak atau rusak. Orang yang mengalami gangguan pendengaran bisa jadi sulit mendengar atau bahkan tidak bisa mendengar (tuli).

Gangguan pendengaran yang terjadi seiring bertambahnya usia (presbycusis) adalah jenis gangguan pendengaran yang paling umum.

3 Faktor penyebab gangguan pendengaran

1. Usia

Faktor usia berperan penting dalam terjadinya presbycusis. Mereka yang lebih tua, lebih berisiko mengalami prebicusis. Sekitar 50% orang tua akan menjadi presbycus pada usia 75 tahun.

2. Jenis Kelamin

Presbycusis lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Hal ini mungkin disebabkan intensitas paparan suara pada pria lebih tinggi dibandingkan pada wanita.

3. Faktor lainnya

Selain usia dan jenis kelamin, beberapa faktor lain dapat berkontribusi pada keparahan presbycusis.
Faktor-faktor tersebut antara lain ras, status sosial ekonomi, paparan gangguan suara, obat-obatan ototoxic (racun bagi telinga), infeksi, kebiasaan merokok, hipertensi, diabetes, gangguan pembuluh darah, penyakit autoimun, faktor hormonal, dan genetika.

Gejala yang dirasakan penderita presbikusis

Gangguan pendengaran pada presbycusis muncul perlahan seiring bertambahnya usia dan umumnya muncul di tahun 60-an. Terjadi gangguan pendengaran, mulai dari suara yang memiliki frekuensi tinggi, dan suara dengan frekuensi yang lambat (seperti ucapan manusia). Pada umumnya penderita presbycusis tidak mengalami gangguan komunikasi di ruangan yang ramai.

Anda butuh alat bantu dengar? yuk bisa kunjungi link tersebut.

Namun, akan ada masalah ketika komunikasi dilakukan dengan beberapa dari mereka yang disertai dengan gangguan. Orang dengan presbycusis mungkin juga mengalami tinnitus. Kondisi tersebut terjadi di kedua telinga, kemudian menyebar ke kepala.

Jika suara dering hanya dirasakan di satu telinga, mungkin ada kejadian lain, kecuali presbycusis. Tidak hanya itu. Lansia penderita presbycusis, dapat mengalami vertigo, gangguan keseimbangan akibat penuaan (presbiastasis), rasa rendah diri yang kompleks, depresi, demensia, atau demensia.

Presbycusis mempengaruhi kualitas hidup para penderita tersebut. Saat fungsi pendengaran berkurang, penderita presbycusis akan mengalami kesulitan mendengar, mengenali, dan merespon suara telepon, bel, suara pendeteksi asap, dan tanda peringatan lainnya. Penderita presbycusis juga akan mengalami kesulitan bersosialisasi, sehingga mereka akan merasa lebih terhina dan akhirnya bisa mengisolasi diri.

Suara bising adalah masalah serius. Jika Anda atau orang tua Anda mengalami gejala tersebut, segera hubungi dokter. Seiring kemajuan teknologi, sejumlah alat telah tersedia, untuk mengobati gangguan pendengaran di usia tua.