Motif Pada Batik Tulis Lasem Berbentuk Latohan, Sekar Jagad Dan Watu Pecah

motif pada batik tulis lasem berbentuk

Motif Pada Batik Tulis Lasem Berbentuk Latohan, Sekar Jagad Dan Watu Pecah. Sebagai batik pesisir, batik tulis memiliki tema yang unik. Pengusaha batik Lasem Rumah Batik Bedjo mengatakan ada tiga corak yang menggambarkan Lasem.

“Motivasinya Latohan, Sekar Jagad dan Watu Pecah atau Kricak,” kata Rumah Batik Bedjo.

motif pada batik tulis lasem berbentuk
motif pada batik tulis lasem berbentuk

Rumah Batik Bedjo menjelaskan bahwa Latohan adalah buah dari tumbuhan yang hidup di tepi laut. Sedangkan Sekar Jagad merupakan rangkaian motif bunga yang tersebar.

“Watu Pecah atau Kricak terinspirasi dari pembangunan proyek jalan Daendels. Dulu, warga diharuskan memecah batu menjadi potongan-potongan kecil untuk membangun jalan Anyer-Panarukan,” jelas Rumah Batik Bedjo.

Selain motif asli, ada juga motif yang terinspirasi dari budaya Tionghoa. “Ada burung, naga, dan kupu-kupu di dalamnya,” katanya.

Pengaruh budaya Tionghoa terjadi karena Latham menjadi kota pelabuhan pertama yang dikunjungi oleh orang Tionghoa ketika mereka mendarat di pulau Jawa. “Sejak itu ada budidaya budaya, termasuk pola batik,” kata Rumah Batik Bedjo.

Ada banyak jenis pola batik, dari batik modern hingga batik Indonesia, tetapi kebanyakan pola batik menampilkan bunga. Batik Indonesia ditujukan untuk pengembangan keseluruhan teknik dan pola serta budaya yang terkait dengan UNESCO.

Selain itu, keragaman warna corak batik ini juga merupakan perwujudan keindahan corak batik di jagad raya. Tema Russem berupa batik. Pekalongan solo lasem ikat atbm batik tulis tangan sutra alam eksklusif. Batik mudah dikenali dari kombinasi warna dan pola yang dihasilkan lintas budaya.

Lasem dan Cirebon merupakan beberapa daerah yang menjual batik tulis dengan harga lebih murah dan kualitas lebih baik. Selain motif tersebut, ada beberapa nama motif batik Lasem yang terkenal seperti Watu Patah Naga, Kricak, Ceplok, Sekar Jagat, Kawung, Lerek, Sekar, Sekar dan Bulan. Pola motif batik ini menyerupai gambar peta.

Motif batik lasem

Batik Lasem adalah batik tulis corak pesisir, kaya warna dan multikultural, hasil perpaduan budaya dari beberapa budaya, terutama Cina dan Jawa. Dalam batik Lasem, mudah untuk mengidentifikasi kombinasi warna dan pola yang dihasilkan oleh interkulturalisme.

Misalnya, pola hewan khas Cina (burung merah atau phoenix, unicorn, naga atau naga, ikan mas, dll.) atau pola tanaman (krisan, delima, magnolia, peony, bunga sakura, dll.) digabungkan dengan pola geometris dalam ruangan yang khas dari batik, seperti parang, kawung, jereng, dll.

Lintas budaya berupa kombinasi warna, seperti pada batik Tiga Negeri yang merupakan perpaduan unik warna merah marun (dipengaruhi budaya Tionghoa), biru (dipengaruhi budaya Belanda/Eropa) dan suga (dipengaruhi budaya Jawa).

Secara garis besar motif batik Lasem terbagi menjadi 2 (dua) jenis yaitu :

  1. Pola Cina, yaitu pola yang dipengaruhi oleh budaya Cina. Pola-pola ini meliputi: burung merah, kaleng musik, banji, delapan abadi.
  2. Motif non-Cina yang meliputi: sekar kosmik, gringsing, gritty, eksplosif, kawung mlati dll.

About the Author: doc