Pencabulan Anak Dibawah Umur Yang Menggemparkan Warga Sidrap

Pencabulan Anak Dibawah Umur Yang Menggemparkan Warga Sidrap.

Entahlah setan apa yang merasuki jiwa pria berusia, Lajuma Jamaluddin (51) yang nekad menyetubuhi seorang gadis yang termasuk bocah ini.

Ia ialah Melati (Nama Rahasia) yang berumur 5 tahun, yang disebut korban anak tetangga aktor yang tinggal di Bendoro, Dusun Bojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulsel.

Tindakan pencabulan itu berjalan pada Kamis, 24 Desember 2020 lalu, kira-kira jam 18.00 Wita di jalan Mojong, Dusun Mojong, Sidrap.

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benny Pornika yang diverifikasi lewat hpnya, Kamis (14/1/2021) benarkan faksinya sudah amankan seorang pria yang sudah nekad menyetubuhi gadis kecil.

Pernyataan korban di depan penyidik yang diturukan Kasat Reskrim, dengan polos bercerita peristiwa yang dirasakannya ke ke-2 orang tuanya yang ikut mengikuti di saat ambil info penyidik.

“Di saat korban akan dijamah, aktor mending-imingi korban untuk diberi jajan dikios kepunyaannya sendiri, dan sesudah korban menyetujui, aktorpun jalankan tindakan biadabnya itu,” papar Kasat Benny.

Dikatakannya, peristiwa yang menerpa korban, baru dijumpai ke-2 orang tuanya sesudah korban menyambat kesakitan di bagian kelaminnya waktu buang air kecil, Dengar pernyataan putrinya itu, kata Kasat Reskrim, orangtua korban langsung memberikan laporan peristiwa itu ke piket menjaga Polres Sidrap dengan Nomor : LPB/11/I/2021/ SPKT/SSL/RES SIDRAP, tanggal 14 Januari 2021.

Sesudah terima LP itu, lanjut AKP Benny, Unit spesial Sat Reskrim Polres Sidrap yang dipegang AIPTU Abdul Halim, langsung jemput aktor di Polsek Maritenggae yang awalnya sudah amankan diri untuk menghindar kemarahan keluarga korban.

“Sekarang ini, tersangka aktor masih jalani pengecekan oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Sidrap. Saya mengharap faksi keluarga korban mengendalikan diri dan memercayakan aparatur tangani kasus ini,” pesan Kasat Reskrim.

Saat itu, terdakwa Lajuma mengaku tindakannya di depan petugas sudah masukkan alat kelaminnya ke alat kelamin korban, dan hal tersebut ditunjukkan dengan hasil visum Et Revertum RS Karunia, Pangkajene, SIDRAP, bernomor :28.1/V.E.R/RSU. A/2020, tanggal 28 Desember 2020.

Atas tindakan pria yang tidak mempunyai pekerjaan masih itu, diintimidasi pidana penjara 15 tahun kurungan tubuh seperti ketetapan UU Nomor 17 Tahun 2016 mengenai Penentuan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 mengenai Perombakan Ke-2 atas UU Nomor 23 Tahun 2002 mengenai Pelindungan Anak Jadi UU. (***).