Peredaran Miras Sampai Saat Ini Masih Menjadi Momok Yang Menakutkan Bagi Sebagian Besar Masyarakat Di Indonesia

Peredaran Miras Sampai Saat Ini Masih Menjadi Momok Yang Menakutkan Bagi Sebagian Besar Masyarakat Di Indonesia

Banggai — Peredaran Miras (Minuman Keras) sampai saat ini masih menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia, tak terkecuali di daerah-daerah yang jauh dari gemerlap ibu kota.

Masalah klasik yang masih terus berulang, yang entah apakah regulasi undang-undang yang mengatur tentang hal ini belum cukup untuk menjadi payung hukum yang berpihak secara total kepada keamanan masyarakat secara menyeluruh.

Peredaran Miras Sampai Saat Ini Masih Menjadi Momok Yang Menakutkan Bagi Sebagian Besar Masyarakat Di Indonesia
Foto : Tribunriau.com

Olehnya itu, salah satu yang mengungkapkan hal ini adalah Kapolres Banggai, AKBP Satria Adrie Vibrianto mengatakan komitmennya untuk memberantas peredaran minuman keras diwilayah hukumnya sampai ke akar-akarnya.

Hal itu dikatakan Kapolres Satria di depan jamaah habis shalat Jumat di Mushola Nurul Iman Pancasila, Kelurahan Kompo, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulteng, Jumat (22/1/2021).

Karena itu, kata Kapolres Satria, ajak semua susunan warga untuk berperang menantang minuman keras dengan memberikan laporan ke faksi kepolisian bila menyaksikan dan mengenali ada peredaran minuman haram itu.

“Kami lagi stabil memberantas minuman keras yang merupkan akar dari masalah kamtibmas,” tegas AKBP Satria.

Menurut bekas Wakapolres Sidrap ini, bila disaksikan dari efeknya, minuman keras (Minuman keras) banyak memunculkan hal negatifnya daripada segi positif, bahkan juga sering minuman keras memengaruhi orang untuk lakukan tindak kejahatan.

“Orang yang telah dipegaruhi minuman keras, akan raib akal hingga berani bertindak kejahatan,” terang AKBP Satria.

Yang tidak kalah keutamaan, lanjut AKBP Satria, sekarang ini, kita tengah hadapi pandemi Covid-19, tetapi tak perlu kuatir, sebab virus ini bisa sembuh dan dihindari seandainya masih taat pada prosedur kesehatan.

Di akhir penyampaiannya, dia ajak warga untuk berperanan aktif dalam jaga keadaan Kamtibmas dengan tidak gampang termakan oleh pelaku-oknum yang bisa mengadu domba persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pemilihan kepala daerah telah usai. Saya titip ke jemaah sekaligus untuk sama jaga wilayah ini supaya lagi aman, aman dan memberikan dukungan perkembangan kabupaten yang kita sayangi ini,” himbau AKBP Satria.